“Yah, Potter,” Draco berkata dalam suara rendah yang tak kentara, masih dengan wajah terkendali yang berkedut sesekali, “Hanya ingin mengatakan, ketika kamu ingin memanfaatkan keadaan darurat untuk menunjukkan kepemimpinanmu, kamu ingin terlihat benar-benar mengendalikan situasi, bukannya, sebut saja, benar-benar terlihat panik.” Tn. Goyle terkikik, dan Draco memberinya pandangan memadamkan. “Tapi kamu mungkin menerima beberapa poin juga. Kamu butuh bantuan menyimpan kotak penyembuh itu?”
Harry berbalik untuk melihat Kotak Penyembuhan, yang membuat wajahnya berbalik dari Draco. “Aku pikir aku baik-baik saja,” kata Harry. Dia menaruh semprotan kembali ke tempatnya, mengancingkan kembali, dan berdiri.
Ernie Macmillan tiba tepat saat Harry memasukkannya kembali ke kantong mokeskinnya.
“Terima kasih, Harry Potter, atas nama Hufflepuff,” Ernie Macmillan berkata dengan formal. “Itu adalah usaha yang baik dan pemikiran yang baik.”
“Memang suatu pemikiran yang baik,” Draco berbicara lambat-lambat. “Kenapa tidak ada seorang pun dari Hufflepuff yang mengeluarkan tongkat sihir? Mungkin jika kalian semua ikut membantu bukan hanya Potter, kalian bisa saja menangkapnya. Aku pikir Hufflepuff harusnya saling menjaga?”
Ernie terlihat seperti tercabik antara kemarahan dan ingin mati karena malu. “Kami tidak memikirkannya cukup cepatтАУ”
“Ah,” kata Draco, “tidak memikirkannya, aku kira itulah kenapa lebih baik memiliki satu Ravenclaw sebagai teman daripada seluruh Hufflepuff.”
Oh, hell, bagaimana Harry harus menyeimbangkan yang ini тАж . “Kau tidak membantu,” Harry berkata dalam nada lunak. Berharap Draco akan mengartikannya sebagai kau mengganggu rencanaku, tolong tutup mulut.
“Hey, apa ini?” kata Tn. Goyle. Dia membungkuk di rumput dan mengambil sesuatu yang seukuran kelereng besar, bola kaca yang sepertinya terisi dengan pusaran kabut putih.
Ernie berkedip “Remembrall Neville!”
“Apa itu Remembrall?” tanya Harry.
“Itu akan berubah menjadi merah kalau kamu melupakan sesuatu,” kata Ernie. “Itu tak memberitahumu apa yang kamu lupakan, sih. Berikan padaku, tolong, dan aku akan mengembalikannya pada Neville nanti.” Ernie mengulurkan tangannya.
Senyuman seketika berkelebat di wajah Tn. Goyle dan dia berbalik dan berlari.
Ernie berdiri sesaat dalam keterkejutan, dan kemudian berteriak “Hey!” dan berlari mengejar Tn. Goyle.
Dan Tn. Goyle mengambil sebatang sapu, melompat dalam satu gerakan halus dan terbang ke langit.
Rahang Harry terjatuh. Bukannya Madam Hooch sudah mengatakan kalau itu akan membuatnya dikeluarkan?
“Idiot itu!” Draco mendesis. Dia membuka mulutnya untuk berteriakтАУ
“Hey!” teriak Ernie. “Itu milik Neville! Kembalikan!”
Para Slytherin mulai bersorak dan berseru-seru.
Mulut Draco tertutup rapat. Harry menangkap ekspresi kebimbangan seketika di wajahnya.
“Draco,” kata Harry dalam nada rendah, “kalau kamu tidak memerintahkan idiot itu kembali ke tanah, guru akan kembali danтАУ”
“Ke sini dan ambillah, Hufflepuffle!” teriak Tn. Goyle, dan sorakan besar datang dari para Slytherin.
“Aku tak bisa!” bisik Draco. “Semua orang di Slytherin akan menganggapku lemah!”
“Dan kalau Tn. Goyle sampai dikeluarkan,” desis Harry, “ayahmu akan menganggapmu seorang tolol!”
Wajah Draco berpilin dalam penderitaan.
Di saat ituтАУ
“Hey, Slytherslime,” seru Ernie, “tidakkah ada yang pernah memberitahumu kalau Hufflepuff saling menjaga? Keluarkan tongkat sihir, Hufflepuff!”
Dan seketika ada banyak tongkat sihir yang ditujukan ke arah Tn. Goyle.
Tiga detik kemudianтАУ
“Keluarkan tongkat sihir, Slytherin!” kata sekitar lima Slytherin berbeda.
Dan ada banyak tongkat sihir ditujukan ke arah Hufflepuff.
Dua detik kemudianтАУ
“Keluarkan tongkat sihir, Gryffindor!”
“Lakukan sesuatu, Potter!” bisik Draco. “Aku tak boleh jadi orang yang menghentikan ini orang itu haruslah kamu! Anggap aku berhutang budi hanya pikirkan sesuatu bukankah harusnya kamu ini brilian?”
Sekitar lima setengah detik, Harry sadar, seseorang akan melemparkan Kutukan Serang Sederhana Sumeria dan di saat semuanya selesai dan para guru selesai mengeluarkan orang-orang anak laki-laki yang tersisa di tahunnya hanyalah para Ravenclaw.
“Keluarkan tongkat sihir, Ravenclaw!” seru Michael Corner yang sepertinya merasa ditinggalkan dalam bencana ini.
“GREGORY GOYLE!” teriak Harry. “Aku menantangmu dalam satu kontes atas kepemilikan Remembrall Neville!”
Ada jeda seketika.
“Oh, benarkah?” ujar Draco dalam kata diperpanjang paling keras yang pernah Harry dengar. “Itu kedengarannya menarik. Kontes macam apa, Potter?”
Er … .
“Kontes” adalah inspirasi paling jauh yang Harry peroleh. Kontes macam apa, dia tak bisa mengatakan “catur” karena Draco tak akan bisa menerimanya tanpa terlihat janggal, dia tak bisa mengatakan “adu panco” karena Tn. Goyle akan menghancurkannyaтАУ
“Bagaimana dengan ini?” kata Harry dengan lantang. “Gregory Goyle dan aku berdiri saling berjauhan, dan tak ada yang boleh ada di antara kami berdua. Kami tidak boleh memakai tongkat kami dan juga tidak yang lain. Aku tidak bergerak dari tempatku berdiri, dan juga tidak dia. Dan kalau aku bisa mendapatkan Remembrall Neville, maka Gregory Goyle akan melepaskan semua klaimnya atas Remembrall itu dan memberikannya padaku.”
Ada jeda lain saat pandangan lega orang-orang ditransmutasi menjadi kebingungan.
“Hah, Potter!” kata Draco lantang. “Aku ingin melihatmu melakukan itu! Tn. Goyle terima!”
“Jadi!” kata Harry.
“Potter, apa?” bisik Draco, yang entah bagaimana dia lakukan tanpa menggerakkan bibirnya.
Harry tak tahu bagaimana menjawabnya tanpa menggerakkan bibirnya.
Orang-orang mulai menyimpan kembali tongkat sihir mereka, dan Tn. Goyle menukik dengan anggun ke tanah, terlihat cukup bingung. Beberapa Hufflepuff mulai berjalan ke arah Tn. Goyle, namun Harry mati-matian memberi mereka pandangan memohon dan mereka mundur.
Harry berjalan menuju Tn. Goyle dan berhenti ketika dia sampai beberapa langkah jauhnya, cukup jauh hingga mereka tak bisa menjangkau satu sama lain.
Perlahan, dengan sengaja Harry menyarungkan tongkat sihirnya.
Semua yang lain melangkah mundur.
Harry menelan. Dia tahu dalam garis besar apa yang dia ingin lakukan, namun itu harus dilakukan dalam suatu cara yang tak seorang pun paham apa yang dia lakukanтАУ
“Baiklah,” kata Harry lantang. “Dan sekarang тАж .” Dia mengambil napas panjang dan mengangkat satu tangan, jari-jari siap menjentik. Ada suara-suara terkesiap dari mereka yang sudah dengar tentang cerita pie, yang secara praktis adalah semua orang. “Aku memanggil kepada kegilaan Hogwarts! Happy happy boom boom swamp swamp swamp!” dan Harry menjentikkan jarinya.
Banyak orang yang tersentak.
Dan tak ada yang terjadi.
Harry membiarkan kesunyian memanjang untuk sementara, berkembang, sampai тАж .
“Um,” kata seseorang. “Apa cuma itu?”
Harrymelihat ke arah bocah yang tadi berbicara. “Lihat di depanmu. Kau lihat bagian tanah yang terlihat gersang, tanpa ada rumput di atasnya?”
“Um, yeah,” kata bocah itu, seorang Gryffindor (Dean siapa?)
“Galilah.”
Sekarang Harry memperoleh banyak pandangan-pandangan aneh.
“Er, kenapa?” kata Dean siapa.
“Lakukan saja,” kata Terry Boot dengan suara letih. “Tak ada gunanya bertanya, percaya padaku untuk yang ini.”
Dean siapa berlutut dan mulai menggali tanah.
Setelah semenit kira-kira, Dean berdiri lagi. “Tak ada apa pun di sini,” kata Dean.
Huh. Harry berencana untuk kembali ke masa lalu dan mengubur peta harta karun yang akan mengarah ke peta harta karun lain yang akan mengarah ke Remembrall Neville yang akan dia tempatkan di sana setelah mengambilnya kembali dari Tn. Goyle тАж .